Berbagi tempat wisata menarik: Jawa barat
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Jawa barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa barat. Tampilkan semua postingan

Taman Bunga Cihideung

Written By Priyayi Alit on Minggu, 10 Juni 2012 | 06.50

Taman Bunga Cihideung lokasinya berada 4,7 km dari tikungan jalan Setiabudi-Sersan Bajuri tadi dengan ketinggian sekira 1.100 meter di atas permukaan laut, daerah Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung. Dengan luas lahan sekita 50 hektar, desa wisata bunga cihideung merupakan kebun bunga raksasa. Pekarangan rumah-rumah penduduk nyaris tak ada yang ”menganggur”, selalu ada polybag-polybag berisi tanaman hias. Sekira 80% dari penduduk desa ini memang berprofesi sebagai petani bunga, baik bunga potong maupun bunga tanaman hias. Namun sebagian besar menanam tanaman hias yang dipasarkan di seantero negeri, terutama untuk kota besar terdekatnya seperti Bandung dan Jakarta.

Cihideung merupakan surga bagi para penyuka dan pemburu tanaman hias. Kontraktor pertamanan akan memilih langsung memborong tanaman dari petaninya dalam jumlah besar, karena harganya bisa cukup miring. Sama halnya seperti dekorator ruang pernikahan, tempat ini menjadi klien penting untuk menyewa dan membeli taman instan. Banyak wisatawan mengakui, tempat ini mampu menetralisasi letih yang menggigit pada hari-hari kerja. Pada masa-masa libur, banyak wisatawan domestik yang menyerbu Kota Bandung, Cihideung pun kecipratan gempuran pelancong. Sehingga kawasan ini tumbuh dan berkembang sangat pesat. Semenjak warga desa ini mulai membudidayakan tanaman hias dan bunga potong, nama desa ini menjadi harum. Tahun 1990-an adalah waktu titik tolak maraknya wisata bunga di sini. Aneka jenis tanaman dijual. Bukan hanya produk lokal, mereka juga membeli benih-benih dari luar negeri yang dikembangkan di kawasan yang berhawa sejuk ini. Pangsa pasar tanaman hiasnya sangat menjanjikan. mulai dari kebutuhan rumah tangga, gedung, kafe, hotel, dan untuk dekorasi pesta. Untuk pasar bunga potong, kerap kali membeludak di masa-masa hari raya, Natal dan tahun baru.

Tanaman hias ini juga sebagai bahan pasokan showroom tanaman hias di Kota Bandung. Bandung memiliki kawasan jual tanaman hias di Taman Cibeunying (dekat Cilaki-Cisangkuy). Di Tegallega, Sarijadi, Ujungberung, Jalan Soekarno Hatta-Buahbatu, Kiaracondong, Kopo, dan banyak lagi. Sementara untuk pasar bunga potong, beberapa tempat seperti di Jalan Wastukencana, Astanaanyar, Jalan Pandu dan pasar kembang tikungan Jalan Palasari Bandung, sudah banyak dikenal.

Semarak warna mempercantik pagi di kecamatan Parongpong, Desa Cihideung. Aroma bunga dan dedaunan serta rumput menelusup ke urat darah dan pernapasan, segar lahir dan batin. Banyak wisatawan memilih bermalam di salah satu vila atau penginapan di kawasan Bandung Utara. Bagi mereka adalah kesempatan emas penuh kesan, jika diisi dengan jalan kaki menyusuri Jalan Sersan Bajuri. Ada yang mengenakan baju olah raga, menyusuri pagi. Tampak beberapa wanita singgah di tiap-tiap outlet tanaman hias. Dengan berjalan kaki, setiap penjual dapat mereka singgahi. Sambil gerak badan, seorang ibu menjelaskan alasannya berjalan kaki. Tawar -menawar tanaman bisa terjadi. Jika tahu harga, biasanya kita dapat mengetahui apakah harga yang ditawarkan terlalu mahal atau tidak.

Aneka jenis geranium ditata dalam warna-warna mencolok mata. Anggrek juga dijual di kawasan ini. Hampir semua jenis tanaman hias yang sedang tren dapat dibeli di sini. Jika membeli dalam partai besar, harganya bisa jauhlebih miring. Bonsai-bonsai dengan bentuk menarik, yang mungkin usianya sudah belasan tahun, bahkan lebih, juga dijual di sini. Teknologi penyambungan dan okulasi , penyangkokan , tampak amat dikuasai pengrajin tanaman hias. Cemara udang , adenium atau kamboja Jepang dan aneka jenis kamboja yang tengah menjadi tren pertamanan dikembang biakkan.

Tempat-tempat pengembang biakannya bisa di pekarangan rumah penduduk, atau membentang di lembah dan lahan-lahan kosong, berderet rapih dalam petak-petak teratur. Untuk tanaman yang kurang kuat matahari, tampak bergantungan di tenda-tenda beratap. Luar biasanya lagi, bagi penggemar tanaman buah dalam pot, tanaman buah cangkok sampai biji, dijual lengkap disini. Tanaman buah langka yang sulit didapat semisal buah nona, atau tanaman leci, dapat kita buru. Tentunya harus lebih getol mengunjungi setiap outlet.

Untuk berbelanja tanaman hias, sebaiknya jeli menawar. Meski harga yang ditawarkan relatif miring, berkisar antara 2.000,00 rupiah sampai ratusan ribu bahkan untuk bonsai bisa mencapai jutaan rupiah. Bagi penggemar bunga teratai, serta aneka jenis bunga-bunga air / rawa, pasti bakal terkesima melihat betapa lengkap dan beragamnya tanaman rawa. Hanya para penjual, memasang tarif belasan sampai puluhan ribu rupiah. Karena di antara teratai tersebut, ada yang benihnya diimpor dari Korea, Jepang, dan Cina. Tanaman rawa yang diimpor dari Amazon, memiliki batang seperti pohon pisang, daunnya menyerupai keladi besar harus ditanam dalam lumpur yang terendam air. Harganya bisa mencapai 600.000,00 rupiah.

Cuci mata dan belanja bunga di Cihideung memang beda. Karena bisa disambung dengan atraksi wisata lain di desa yang berdekatan dengan Cihideung. Semisal meneruskan perjalanan ke Lembang untuk menikmati berbagai makanan lezat. Atau jika ingin menyusuri kebun sayuran seperti wortel, kubis, brokoli, dll, cukup bergerak ke arah barat, menggapai Desa Cigugur Girang yang terkenal dengan produk sayurannya. Belanja langsung dari petaninya, bisa saja lebih murah. Dengan catatan, kita tahu harga pasar.

Akses jalan menuju Ciwaruga merupakan jalan tembus ke arah Jalan Gegerkalong Hilir, Bandung. Lalu jika berbelok menuju Jalan Kolonel Masturi, kita dapat mencapai Kota Cimahi. Sementara di Jalan Sersan Bajuri yang tembus ke arah jalan Setiabudi, juga terdapat akses Jalan tembus ke Lembang. Hanya harus diingat, untuk berjalan-jalan ke kawasan ini, sebaiknya dihindari menggunakan mobil ukuran maksi seperti bus dan mikrolet karena jalannya memiliki kelebaran pas-pasan dan sulitnya lahan parkir.

Maka untuk cuci mata di kawasan Wisata Bunga Cihideung, lebih nyaman jika berjalan kaki di pagi hari dan memarkir kendaraan di penginapan. Atau jika kurang kuat berjalan kaki, gunakan mobil yang tak terlalu lebar dan kondisi fit untuk menanjak dan melewati jalan macet.

Selain itu, nasib Cihideung dan sekitarnya mulai ditumbuhi belantara vila, kafe dan beton-beton berat. Tak heran jika atmosfer pegunungannya mulai sedikit tercemar. Terlebih di akhir pekan, Jalan Setiabudi dan mulut jalan Sersan Bajuri kerap kali ikut dilanda macet dan hawa panas. Maka berwisata di pagi hari, akan menjadikan perjalanan wisata lebih menyegarkan.

Curug Cikaso

Written By Priyayi Alit on Senin, 28 Mei 2012 | 07.31

Wahana Wisata Curug Cikaso tepatnya berada di Kp. Ciniti Desa Cibitung Kecamatan Cibitung Kabupaten Sukabumi Propinsi Jawa Barat.
Menempuh jarak ± 100 Km dari Sukabumi. Curug Cikaso terletak di Kampung Ciniti, Kecamatan Cibitung, Jampang Kulon, Jawa Barat bagian selatan. Sebenarnya curug ini bernama Curug Luhur, tetapi karena berasal dari aliran Sungai Cikaso, orang-orang lebih sering menyebut dengan Curug Cikaso.

Untuk mencapai lokasi curug, dapat ditempuh dengan berjalan kaki menyusuri pematang sawah atau menyewa perahu motor. Sewa satu paket perahu motor akan diantar pulang-pergi dengan muatan maksimal 10 orang dan perahu motor ini akan menunggu selama 3 jam.

Setelah membayar tiket masuk dan sewa perahu, pengunjung langsung naik perahu yang sudah siap di bantaran sungai. Perahu langsung berjalan melewati Sungai Cikaso dan membutuhkan waktu sekitar 5 menit, sepanjang perjalanan di sisi kanan-kiri akan terlihat jajaran pepohonan yang memberi kesan ketenangan alam.

Pengunjung akan diturunkan di bantaran sungai dan masuk ke dalam area curug yang berjarak sekitar 10 meter. Dari jauh, sudah terdengar suara deburan limpahan air terjun yang jatuh dari ketinggian, terpampanglah lukisan alam nan indah bak permadani alam. Curug Cikaso terbentang megah dengan deburan airnya yang berwarna putih.

Pengunjung akan disuguhkan 3 buah air terjun sekaligus, masing-masing curug memiliki nama, yang kiri bernama curug Asepan, yang tengah Curug meong , dan yang paling kanan bernama curug Aki.

Curug Cikaso memiliki ketinggian hampir 80 meter, dan lebar tebing 100 meter. Dihiasi bebatuan besar dan pepohonan serta lumut semakin menambah keasrian Curug Cikaso. Di sini sudah tersedia warung-warung makan serta toilet.

Akan membutuhkan berlembar-lembar kertas untuk melukiskan keindahan Curug Cikaso. Betapa tidak, begitu kaki menjejakkan di pinggir sungai aliran Curug Cikaso, karena hanya akan terlihat hamparan pemandangan yang menakjubkan. Bagi pengunjung yang suka berburu foto tempat ini sangat cocok, karena efek cahaya matahari yang menembus melalui rerimbunnya pepohonan semakin membuat indahnya curug ini. Sebaiknya mengunjungi curug saat musim hujan, karena volume air yang melimpah semakin membuat uniknya Curug Cikaso ini.

Waduk Jatiluhur

Written By Priyayi Alit on Senin, 21 Mei 2012 | 08.26

Perasaan segar, tenang dan nyaman dirasakan di Jatiluhur. Rasanya benar-benar merdeka dari impitan keruwetan Jakarta ketika menginjakkan kaki di kawasan wisata Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Waduk Jatiluhur terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat (±9 km dari pusat Kota Purwakarta). Waduk Jatiluhur dapat dikunjungi melalui Jalan Tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Cileunyi), keluar di Gerbang Tol Jatiluhur, tepatnya di Kilometer 72.

Bendungan Jatiluhur adalah bendungan terbesar di Indonesia. Bendungan itu dinamakan oleh pemerintah Waduk Ir. H. Juanda, dengan panorama danau yang luasnya 8.300 ha. Bendungan ini mulai dibangun sejak tahun 1957 oleh kontraktor asal Perancis, dengan potensi air yang tersedia sebesar 12,9 miliar m3 / tahun dan merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia.

Di perairan Danau Jatiluhur ini juga terdapat budidaya ikan keramba jaring apung, yang menjadi daya tarik tersendiri. Di waktu siang atau dalam keheningan malam kita dapat memancing penuh ketenangan sambil menikmati ikan bakar.

Di dalam Waduk Jatiluhur, terpasang 6 unit turbin dengan daya terpasang 187 MW dengan produksi tenaga listrik rata-rata 1.000 juta kwh setiap tahun, dikelola oleh Perum Jasa Tirta II. Selain dari itu Waduk Jatiluhur memiliki fungsi penyediaan air irigasi untuk 242.000 ha sawah (dua kali tanam setahun), air baku air minum, budi daya perikanan dan pengendali banjir yang dikelola oleh Perum Jasa Trita II.

Selain berfungsi sebagai PLTA dengan sistem limpasan terbesar di dunia, kawasan Jatiluhur memiliki banyak fasilitas rekreasi yang memadai, seperi hotel dan bungalow, bar dan restaurant, lapangan tenis, bilyard, perkemahan, kolam renang dengan water slide, ruang pertemuan, sarana rekreasi dan olahraga air, playground dan fasilitas lainnya. Sarana olahraga dan rekreasi air misalnya mendayung, selancar angin, kapal pesiar, ski air, boating dan lainnya. Kalau ingin menghabiskan hari bermain air untuk kemudian berkemas dan kembali pulang, parkir saja kendaraan di pinggir waduk. Ada beberapa lokasi dengan bantaran waduk yang landai sehingga setiap orang bisa mendekati bibir waduk.

Keliling waduk dengan perahu menjadi pilihan yang banyak ditawarkan di sini. Perahu kayu bisa digunakan untuk dua-tiga orang atau lebih. Tarif perorangan dan rombongan juga berbeda. Pandai-pandai sajalah bernegosiasi dengan pemilik perahu.

Untuk anak-anak, ada pilihan asyik. Pertama, nikmati dulu petulangan naik “monorel” tepat di pinggir waduk. Monorel ini bergerak sekitar 4-5 meter di atas tanah dan ada stasiunnya juga. Namun, monorel ala Jatiluhur ini digerakkan dengan kayuhan layaknya sepeda, bukan dengan mesin. Maklum saja, monorel ini menyerupai becak dengan kapasitas penumpang dua orang per armada. Pilihan kedua, tentu saja Jatiluhur Water World (JWW). Fasilitas permainan air dan kolam renang cukup lengkap ada di sini. Orang tua dan remaja boleh ikut juga bermain di sini.

Di dalam JWW terdapat kolam renang berukuran standar olimpiade, kolam anak berikut fasilitas berseluncur khusus untuk anak, kolam kecil yang dangkal, juga ada kolam penerima untuk berseluncur dari kolam renang besar untuk orang dewasa. Permainan air makin seru dengan adanya wahana ember tumpah dan bungee trampoline. Di sini tersedia pula fasilitas bermain flying fox.

Menikmati JWW, tidak lengkap jika tidak bersantai di kompleks Grama Tirta Jatiluhur. Grama Tirta adalah kawasan wisata yang memiliki kompleks hotel dan resor, restoran menjorok ke arah waduk serta tepat berseberangan dengan bangunan bendungan, karaoke keluarga, dan kapal motor untuk keliling danau. Tak lupa taman-taman hijau dan pepohonan besar ada di sini. Tarif hotel dan bungalo terbilang murah dibandingkan dengan hotel bintang 3-5 di kawasan Puncak. Kamar hotel rata-rata cukup luas dan memiliki ruang tamu. Setiap bungalo terpisah oleh taman dan pohon. Jalan aspal mulus menghubungkan setiap fasilitas

Taman Safari Indonesia

Written By Priyayi Alit on Jumat, 18 Mei 2012 | 04.56

Taman Safari Indonesia berada di 3 lokasi. Yang pertama di Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Kedua di Tretes, Jawa Timur. Dan lokasi ketiga berada di Bali. Dari ketiga lokasi tersebut, di Cisarua merupakan lokasi pertama berdirinya Taman Safari di Indonesia.

Bagi Anda yang tinggal di daerah Jakarta, mengunjungi Taman Safari yang berada di Cisarua mungkin menjadi pilihan. Hal ini disebabkan karena daerah Puncak telah menjadi tempat rekreasi favorit bagi masyarakat Jakarta karena letaknya yang tidak terlalu jauh, berkisar 80 km dari Jakarta dan dapat ditempuh dalam waktu 1 - 2 jam jika jalanan tidak macet.

Ada cukup banyak petunjuk di sepanjang jalan menuju Taman Safari mulai pintu keluar tol yang dapat memudahkan Anda menuju lokasi ini. Letak daerah Cisarua berada belum sampai puncak pass dari gunung Pangrango. Dari arah tol menuju puncak, Anda akan menemukan petunjuk pintu masuk Taman Safari yang ada di sebelah kanan.

Berbelok ke arah kanan menuju pintu gerbang, jalanan menanjak harus ditempuh. Di sepanjang jalan ini terdapat beberapa penginapan yang dapat menjadi pilihan jika Anda ingin bermalam di daerah ini. Anda juga akan menjumpai pedagang wortel, pisang, atau sayuran pada jalan ini. Wortel dan sayuran ini dapat Anda beli untuk memberi makanan binatang yang ada di Taman Safari. Ada juga penjual jagung bakar yang dapat mengganjal perut Anda dari rasa lapar dan udara dingin.

Sebuah gerbang yang menyerupai gading gajah menandakan Anda hampir sampai di loket karcis masuk. Harga karcis masuk Taman Safari berlaku setiap hari, tanpa membedakan weekday (hari kerja) atau weekend (akhir pekan). Anda akan mendapat peta yang berisi lokasi dan tempat-tempat yang ada di taman rekreasi ini, jadwal pertunjukan atraksi hewan juga rute yang akan Anda lalui beserta urutan binatang apa saja yang akan Anda temui. Sebaiknya, Anda menyimpan peta ini agar memudahkan Anda menemukan yang ingin Anda kunjungi.

Berbagai Binatang

Memasuki area binatang, Anda harus melalui jalan dengan rumput dan pepohonan di kiri kanan jalan. Pada bagian pertama, Anda akan disambut oleh zebra. Kuda berwarna unik hitam putih ini akan meminta makanan dan mereka senang untuk menjulurkan kepalanya ke jendela mobil Anda.

Pada bagian hewan jinak, Anda dapat membuka kaca dan memberi makanan kepada mereka. Beberapa hewan akan "memaksa" Anda memberi makanan dengan cara berdiri di depan mobil Anda. Tetapi, hal ini biasanya tidak berlangsung lama karena ada pawang yang menjaga di beberapa tempat yang akan mengarahkan mereka.

Pada bagian binatang buas seperti macan tutul, harimau, singa dan beruang ada gerbang otomatis yang akan membuka saat mobil hendak melintas. Anda mungkin akan merasa sedikit tegang saat memasuki area binatang buas. Pada bagian harimau dan singa tempat dibuat menyerupai puing-puing bangunan. Mereka biasanya senang berada di bagian atas sambil mengamati daerah sekitar. Pada bagian beruang, kita dapat melihat beruang-beruang besar yang sedang tidur atau sedang bermain.

Area Permainan dan Pertunjukkan

Keluar dari rute melihat binatang yang dibuat layak seperti habitat aslinya, ada berbagai wahana lain yang dapat Anda nikmati di tempat rekreasi ini. Beberapa mainan yang menggunakan mesin seperti "Mini Kora-Kora", "Jet Coaster", "Spinning Boat" dan wahana lainnya dapat dicoba. Hanya saja, untuk menikmati pemainan ini Anda harus membayar Rp 10.000,- untuk setiap permainan.

Safari Water Park

Bagi Anda yang gemar berenang, Anda dapat mencoba berenang di Safari Water Park. Yang unik dari berenang di sini adalah Anda dapat merasakan sensasi berenang bersama buaya. Tentu saja tidak secara langsung karena ada pemisah antara kolam renang dengan buaya. Anda dapat mencoba untuk menaiki seluncuran yang menantang dan merasakan dinginnya air pegunungan yang mengisi kolam renang ini.

Pertunjukkan

Berbagai atraksi binatang dapat Anda saksikan secara gratis. Ada atraksi gajah, harimau, aneka satwa,burung, lumba-lumba dan singa laut, sirkus maupun koboi. Pertunjukan berlangsung 2-3 kali sehari. Pada atraksi ini, Anda dapat menyaksikan bagaimana pintarnya binatang tersebut dan tingkah mereka yang mengundang tawa. Misalnya, tingkah orang utan yang lucu atau bagaimana pandainya gajah yang dapat melukis.

Semua atraksi binatang memiliki cerita yang mendidik, umumnya bertema agar manusia tidak merusak lingkungan sekitar yang dapat mengganggu kehidupan binatang dan dapat merugikan manusia sendiri. Pada akhir pertunjukkan, Anda dapat berfoto dengan binatang yang beratraksi. Sedangkan pada atraksi harimau, Anda dapat berfoto dengan harimau putih yang berukuran cukup besar.

Baby Zoo

Kawasan Baby ZooWahana yang banyak dikunjungi adalah Baby Zoo. Pada bagian depan Baby Zoo, anak-anak dapat mencoba untuk menunggang kuda poni, kuda mungil yang memiliki poni pada bagian atas kepalanya membuat kuda ini terlihat menggemaskan.

Disebut Baby Zoo, karena di dalamnya terdapat anak dari binatang-binatang. Memasuki Baby Zoo, Anda akan menjumpai anak kudanil yang akan membuka mulutnya untuk memminta makan. Anda dapat menyentuhnya sambil memberi makanan. Ada juga sejenis primata dengan ukuran besar yang akan menengadahkan tangannya untuk meminta makan di samping anak kudanil ini.

Masuk ke bagian lebih dalam, ada bangunan yang dibuat seperti Taj Mahal yang ada di India. Dengan dibatasi tembok dan pembatas bening, Anda dapat meihat harimau putih Yang menarik dari kawasan Baby Zoo adalah Anda dapat berfoto dengan binatang yang umumnya masih merupakan anak-anak. Inilah yang menyebabkan daerah ini disebut Baby Zoo. Dengan membayar Rp 10.000,- per orang untuk tiap foto, Anda dapat memilih untuk berfoto dengan anak singa, anak macan tutul, bayi orang utan, anak harimau putih atau harimau Sumatra yang berukuran cukup besar. Foto diambil menggunakan kamera Anda pribadi karena pihak Taman Safari tidak menyediakan kamera atau fotografer. Dengan dijaga oleh pawang, Anda kan dibantu untuk memangku atau memegang binatang-binatang ini. Rasanya cukup menyenangkan, karena ini pengalaman yang sulit ditemukan dimana Anda dapat memegang binatang buas dan mengabadikannya dalam foto.

Masih dalam kawasan Baby Zoo, Anda dapat melihat koleksi unggas yang terdiri dari berbagai jenis dalam Bird Aviary. Sebuah kubah yang menjadi tempat tinggal lebih dari 1000 burung dan terdiri dari 90 species burung sehingga Anda dapat bebas mengagumi aneka unggas yang berterbangan bebas. Anda juga dapat melihat kangguru di kawasan ini.

Penguin

Salah satu binatang unik yang menjadi koleksi Taman Safari Cisarua, Bogor dan jarang Anda temukan di tempat lain adalah koleksi burung penguin. Ada kolam khusus yang airnya dibuat menyerupai suhu air tempat hidup pinguin ini. Anda dapat melihat tingkah lucunya yang sedang berenang di kolam dengan memasuki bangunan yang menyerupai iglo, rumah orang Eskimo yang terbuat dari es. Di sini, Anda juga dapat melihat pinguin yang berjalan dengan lucu di atas kolam. Penguin biasa hidup berkelompok, saat ada satu penguin berenang, sekelompok pinguin akan ikut berenang. Begitu juga saat ada pinguin yang naik, sekelompok penguin akan naik dari kolam. Tidak jauh dari penguin, Anda dapat melihat kandang komodo dan buaya.

Kendaraan Wisata

Untuk Anda yang ingin mengitari kawasan ini tapi sudah merasa lelah, tersedia mobil yang dibuat seperti kereta untuk mengantarkan Anda memutari kawasan Taman Safari. Terdapat beberapa loket dan halte untuk membeli karcis seharga Rp 10.000,- sebagai tempat untuk naik kendaraan ini. Tersedia juga "Sky Lift" (kereta gantung) agar Anda dapat melihat seluruh kawasan ini dari ketinggian.

Anda juga dapat mencoba menunggang gajah untuk melewati hutan di Taman Safari dengan "Elephant Trail". Dengan ditemani pawang, Anda dapat menunggang gajah yang akan menyusuri hutan dan sungai dan Anda bebas untuk menikmati rimbunnya alam di kawasan ini.

Air Terjun Jaksa

Pada bagian atas Taman Safari, terdapat Air Terjun Jaksa yang dapat mendatangkan kesegaran tersendiri bagi orang yang mengunjunginya. Banyak pula terdapat restoran dan toko-toko souvenir yang menjual boneka binatang, kaos atau souvenir lain yang dapat menjadi kenang-kenangan Anda pada tempat ini. Taman Wisata ini akan terlihat mulai sepi pada jam 17.00 WIB karena jam operasi kawasan wisata Taman Safari ini mulai dari pukul 09.00 - 17.00 WIB.

Safari Trek

Untuk menikmati wisata di Taman Safari, ada beberapa pilihan yang dapat Anda coba selain dengan cara melihat binatang dengan kendaraan pada pagi hingga sore hari. Bagi Anda yang senang berolahraga, ada jalur khusus pejalan kaki untuk melihat binatang dari atas yaitu Safari Trek. Dengan ditemani pemandu, Anda akan menyusuri jalanan setapak yang tidak mulus. Pada rute Safari Trek, Anda akan melewati air terjun dan dapat mencoba keberanian dengan mencoba flying foxes, rope climbing dan permainan lainnya. Safari Trek akan terasa menyegarkan karena tanpa terasa Anda sudah berolahraga sambil mengisi paru-paru Anda dengan udara bersih di pegunungan ini.

Safari Night

Jika Anda ingin merasakan suasana yang berbeda, Safari Night dapat menjadi pilihan. Safari Night mulai dari pukul 19.00 WIB dan hanya diadakan pada weekend (akhir pekan). Anda dapat melihat kehidupan binatang pada malam hari.

Penginapan

Taman Safari juga menyediakan tempat untuk bermalam. Tempat penginapan berupa bungalows dari kayu dengan beberapa kamar atau menginap di dalam karavan (caravan).

Semua berada di lingkungan pegunungan yang rimbun dan tenang. Fasilitas seperti kolam renang, restoran, karaoke dan ruang rapat tersedia untuk memenuhi kebutuhan Anda..

Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu atau juga sering disebut Tangkuban Parahu merupakan salah satu gunung terbesar di dataran Parahyangan. Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu berada di utara kota Lembang, sebelah utara kota Bandung. Udara sejuk, hamparan kebun teh, lembah dan tingginya pohon pinus menemani perjalanan Anda menuju pintu gerbang kawasan Tangkuban Perahu. Untuk memasuki kawasan Tangkuban Perahu, Anda harus membayar tiket Rp 13.000,- per orang ditambah tiket untuk kendaraan.

Tangkuban PerahuAda dua jalan menuju kawah-kawah yang ada di gunung ini. Jalan yang pertama atau jalan lama dengan kondisi jalan yang lebih sulit untuk dilalui dan biasanya akan ditutup sehabis hujan atau saat dirasa membahayakan untuk dilewati. Penjaga loket akan memberi petunjuk untuk melewati jalan baru yang terletak lebih ke atas jika jalan ini ditutup. Sebelum tiket pembayaran di jalan pertama ini, terdapat pondok-pondok yang disewakan untuk tempat menginap.

Melewati jalan baru, jalan beraspal memudahkan perjalanan kendaraan Anda. Pada sisi jalan yang berkelok-kelok terdapat bunga-bunga terompet dan pohon lainnya yang akan menyejukkan perjalanan Anda.

Di kawasan gunung Tangkuban Perahu terdapat tiga kawah yang menarik untuk dikunjungi. Kawah tersebut adalah Kawah Domas, Kawah Ratu dan Kawah Upas. Kawah yang paling besar diantara ketiganya dan paling banyak dikunjungi adalah Kawah Ratu. Dengan beberapa jam berjalan kaki, Anda bahkan dapat mengitari Kawah Ratu yang begitu luas sambil menikmati keindahan panorama Gunung Tangkuban Perahu.

Kawah Ratu

Jika Anda datang menggunakan bus, tersedia tempat parkir khusus bus sebelum mencapai Kawah Ratu. Perjalanan dilanjutkan dengan mobil ELF yang akan mengantarkan Anda ke Kawah Ratu. Tetapi, jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat terus menggunakannya sampai ke Kawah Ratu. Tersedia tempat parkir kendaraan di seberang kawah ini, sehingga tanpa melalui medan yang sulit dan menghabiskan banyak energi, Anda dapat melihat kawah ini. Mungkin ini juga menjadi salah satu alasan, kebanyakan pengunjung ada di kawah ini.

Kawah Ratu langsung terlihat dari atas dengan pembatas pagar kayu untuk mencegah pengunjung terjatuh. Melihat dalamnya kawah, dinding-dinding kawah dan asap yang masih keluar dari kawah ini menciptakan pemandangan yang menggetarkan hati. Tanah di sekitar Kawah Ratu umumnya berwarna putih dengan beberapa batu belerang berwarna kuning. Batu-batuan dan suasana kering dan gersang terasa di kawah ini. Anda dapat mencoba mendaki ke daerah yang lebih tinggi jika ingin melihat kawasan Kawah Ratu secara menyeluruh.

Di tempat ini banyak toko-toko sederhana yang menjual berbagai souvenir seperti syal, topi kupluk, tas dan topi bulu, berbagai pajangan dari kayu dan berbagai aksesories lainnya. Ada juga penjual makanan dan minuman hangat seperti mie rebus, bandrek dan lainnya. Anda juga dapat menunggang kuda untuk mengitari sebagian kawah ini. Kegiatan ini biasanya disukai anak-anak.

Kawah Upas

Kawah Upas terletak di sebelah Kawah Ratu. Tetapi, untuk dapat melihat kawah ini harus melalui medan yang berbahaya, Anda harus melewati jalan yang berpasir untuk mencapai kawah ini. Maka, sangat jarang pengunjung yang datang melihat kawah ini. Bentuk Kawah Upas berbeda dengan Kawah Ratu. Kawah Upas lebih dangkal dan mendatar.

Kawah Domas

Kawah Domas terletak lebih bawah daripada Kawah Ratu. Jika Anda dating melalui jalan baru, Anda akan menemukan pintu gerbang menuju Kawah Domas terlebih dahulu sebelum menuju Kawah Ratu. Jika pada Kawah Ratu Anda hanya akan melihat kawah dari kejauhan, pada Kawah Domas, Anda dapat lebih dekat dengan kawah. Bahkan, Anda dapat mencoba merebus telur dengan memasukkannya ke dalam kawah. Jika Anda ingin melihat Kawah Domas melewati jam 16.00 WIB, Anda diharuskan menggunakan jasa pemandu wisata.

Manarasa

Pohon yang banyak terlihat di sekitar kawah adalah pohon yang disebut oleh warga sekitar dengan nama Manarasa. Daun tanaman ini akan berwarna kemerah-merahan jika daun sudah tua.

Daun yang sudah berwarna merah dapat dimakan dengan rasa mirip seperti daun jambu dengan sedikit rasa asam.

Daun ini dapat mengobati diare dan dipercaya akan membuat awet muda. Mungkin daun ini dipercaya oleh masyarakat sekitar selalu dimakan oleh Dayang Sumbi yang awet muda dalam legenda terjadinya Gunung Tangkuban Perahu.

Legenda Tangkuban Perahu

Inti cerita legenda Tangkuban Perahu adalah seorang pemuda yang bernama Sangkuriang ingin menikahi seorang wanita bernama Dayang Sumbi yang cantik. Mereka saling jatuh cinta. Tetapi, setelah menemukan bekas luka di kepala Sangkuriang, Dayang Sumbi mengetahui ternyata Sangkuriang adalah anaknya. Sangkuriang dahulu pergi karena merasa kesal dengan kemarahan ibunya. Dayang Sumbi marah karena Sangkuriang membunuh anjing kesayangan mereka ketika gagal berburu rusa untuk ibunya.

Mengetahui Sangkuriang adalah anaknya, Dayang Sumbi tidak mau menikah dengan Sangkuriang. Maka, untuk menolak lamaran Sangkuriang, Dayang Sumbi minta dibuatkan sebuah perahu besarta danaunya dalam waktu 1 malam. Sangkuriang yang sakti meminta bantuan dari jin untuk memenuhi keinginan Dayang Sumbi.

Melihat Sangkuriang hampir menyelesaikan pekerjaannya, Dayang Sumbi berniat menggagalkannya. Berkat doanya, ayam-ayam berkokok. Jin-jin yang membantu Sangkuriang berlarian ketakutan karena mengira hari sudah pagi. Akibatnya pekerjaan membuat perahu dan danau tidak selesai. Sangkuriang yang marah besar karena gagal menyelesaikan pekerjaanya menendang perahu buatannya. Perahu ini kemudian jatuh tertelungkup dan terjadilah Gunung Tangkuban Perahu. Jika dilihat dari kota Bandung, gunung ini menyerupai perahu yang terbalik.

Situ Patenggang

Danau Patenggang atau juga dikenal dengan nama Situ Patenggang (situ berarti danau dalam Bahasa Sunda) berada di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1600 meter dari permukaan laut dan berada di kaki Gunung Patuha. Karena posisinya yang tinggi, Anda akan merasakan udara yang dingin dan segar saat mengunjungi danau ini.

Lokasinya sekitar 2 jam perjalanan dari kota Bandung, Jawa Barat. Tepatnya di bagian selatan kota Bandung di Ciwidey. Untuk mengunjungi tempat ini, Anda bisa keluar dari pintu tol Kopo atau Buah Batu lalu menuju ke arah selatan Bandung. Beberapa petunjuk jalan menuju Ciwidey atau Kawah Putih bisa Anda ikuti untuk menuju tempat ini.

Dalam perjalanan menuju Situ Patenggang, nuansa hijau alami akan menjadi pemandangan yang menyejukkan mata. Pohon-pohon rindang dan hamparan kebun teh dengan daunnya yang rapat membuat warna hijau menjadi semakin dominan.di sepanjang jalan menuju danau.

Jalanan berkelok harus dilalui untuk mencapai tujuan, tetapi akan terasa menyegarkan karena nuansa pegunungan yang hijau dan udara bersih khas pegunungan akan menyertai perjalanan Anda.
 Selain itu, perkebunan strawberry yang ada di sepanjang perjalanan dapat pula menambah daya tarik daerah wisata ini.

Sesampainya di Situ Patenggang yang berada di balik hamparan kebun teh, danau luas dan berair tenang akan menyambut Anda. Pegunungan menjulang mengelilingi Situ Patengan.

Di tepi danau, perahu-perahu dengan warna-warna yang terang siap mengantarkan Anda dan keluarga menjelajahi lebih jauh danau ini. Tawar-menawar untuk menyewa perahu biasa dilakukan pengunjung agar mendapatkan harga yang tidak terlalu mahal.

Jika Anda tidak mau terlalu jauh dari tepi pantai, menggowes sepeda air cukup menarik untuk dicoba. Atau Anda dapat sekedar duduk-duduk menikmati ketenangan air danau di tempat-tempat yang telah disediakan.

Jika Anda menyewa perahu, Anda dapat mengunjungi sebuah pulau yang ada di tengah danau ini. Pulau yang tidak terlalu besar ini ditumbuhi pohon-pohon dengan daun yang rindang, jadi Anda dapat beristirahat atau tidur sejenak di pulau yang tenang ini.

Batu Cinta

Batu CintaYang juga menjadi favorit di tempat ini adalah lokasi Batu Cinta. Sebuah lokasi yang berada di tengah danau dengan sebuah batu besar yang menjadi panandanya. Batu inilah yang disebut dengan Batu Cinta.

Batu Cinta berasal dari sebuah legenda Jawa Barat. Di tempat inilah Ki Santang dan Dewi Rengganis, sepasang kekasih yang harus melewati perjalanan sulit dalam percintaan mereka, akhirnya bertemu kembali di tempat ini, setelah sebelumnya terpisah. Air yang mengisi danau ini menurut mitos masyarakat Patengan berasal dari deraian air mata kedua manusia tersebut.

Itu sebabnya beberapa orang juga menyebut Situ Patenggang sebagai Situ Penganten. Kisah ini dapat Anda baca pada sebuah lukisan bergambar panorama Situ Patengan yang berada di lokasi Batu Cinta. Masyarakat setempat juga percaya bahwa jika mengunjungi Batu Cinta bersama pasangan, maka hubungan pasangan tersebut akan langgeng.

Patenggang memang sebuah danau yang menarik untuk dikunjungi. Anda bisa mendapat berbagai cerita menarik setelah mengunjungi danau ini. Keindahan dan kesejukan alamnya, membuat Anda kembali segar.

Bandung Selatan menyimpan beberapa obyek wisata alam yang indah. Kawah Putih yang eksotis dan Situ Patenggang yang tenang dengan Batu Cinta yang melegenda di Jawa Barat. Anda dapat mengunjungi kedua wisata ini sekaligus karena letaknya yang berdekatan.

Gunung Bunder

Gunung Bunder terletak di daerah kawasan wisata Gunung Salak Endah, tepatnya di Wana Wisata Gunung Bunder, Pamijahan, yang masih berada di wilayah Kabupaten Bogor. Ketika Anda sampai di kota Bogor, pilih arah IPB. Setelah beberapa kilometer melewati IPB, Anda akan menemukan sebuah jalan menuju ke Gunung Bunder melewati Cikampak dengan jalur yang sedikit sulit, atau alternatif lain melewati Cibatok yang relatif lebih aman untuk kendaraan roda empat jenis. Tempat ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Gunung Bunder sendiri merupakan hutan milik Perhutani yang sebagian besar ditumbuhi pohon pinus. Di kawasan Gunung Bunder, Anda bisa menemukan beberapa tempat wisata menarik seperti Curug Cadas, Curug Cihurang, Curug Ngumpet, Curug Cigamea, Curug Pangeran, dan Curug Seribu. Selain itu, terdapat juga kawasan wisata Kawah Ratu.

Dengan ketinggian mencapai 1050 meter dari permukaan laut, Wana Wisata Gunung Bunder adalah tempat yang sejuk dan masih cukup alami. Dan lokasi ini bisa menjadi alternatif wisata selain kawasan Puncak yang sudah cukup padat.

Di kawasan ini juga terdapat camping ground bagi Anda yang senang berkemah, dan juga tersedia fasilitas outbound. Anda juga rute treking dan hiking yang bisa ditelusuri untuk menuju berbagai air terjun di kawasan ini.

Menginap di Gunung Bunder

Mengingat begitu banyak kawasan yang bisa dikunjungi di kawasan wisata Gunung Bunder, tentunya Anda tidak bisa mengunjungi semua tempat sekaligus. Anda bisa menginap di kawasan ini.

Ada 2 pilihan untuk menginap. Jika Anda seorang petualang, di lokasi ini tersedia camping ground untuk berkemah.

Namun jika Anda ingin berlibur dengan lebih nyaman, di sini juga tersedia beberapa vila dan resor untuk menginap. Salah satu yang cukup terkenal di tempat ini adalah The Michael Resort yang merupakan resor mewah dengan fasilitas yang lengkap.

Wisata Alam Gunung Bunder

Saat berwisata di sini, setiap lokasi wisata terdapat pintu masuk di mana pengunjung harus membayar ongkos masuk. Sebaiknya selalu minta tiket tanda masuk di setiap pintu, karena menurut beberapa pengunjung, beberapa oknum petugas menarik biaya melebihi ongkos yang seharusnya.

Kawasan wisata Gunung Bunder memang tempat yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa lokasi wisata yang penuh tantangan seperti Curug Seribu dan Kawah Ratu, hingga air terjun yang cocok dikunjungi keluarga seperti Curug Cigamea dan Curug Ngumpet bisa Anda kunjungi di sini sambil menikmati keindahan alam yang memukau di lokasi Gunung Bunder yang termasuk Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Mari kita berkeliling di kawasan Gunung Bunder sambil berwisata di sana.

Curug Seribu

Curug Seribu merupakan salah satu kawasan wisata paling favorit yang sering dikunjungi di kawasan wisata Gunung Bunder. Setelah memarkir kendaraan bermotor, Anda bisa menempuh jalur yang cukup sulit sekitar 1 jam perjalanan kaki. Jalur yang harus ditempuh cukup sulit, yaitu melewati jalan setapak yang cukup curam. Sehingga bagi Anda yang memiliki kelemahan fisik atau memiliki penyakit, sebaiknya tidak mencoba menuju Curug Seribu.

Namun, di sepanjang perjalanan, Anda akan melewati daerah yang indah. Bahkan Anda bisa menjumpai beberapa air terjun kecil. Anda juga bisa menemukan beberapa ekor kera yang berada di jalur menuju Curug Seribu.

Ketika mendekati Curug Seribu, Anda akan mulai mendengar suara gemuruh air terjun. Begitu sampai di Curug Seribu, Anda akan takjub dengan ketinggian air terjun ini yang mencapai lebih dari 100 meter dan air yang jatuh dari air terjun ini begitu banyak. Air yang jernih dan menyegarkan mengalir di air terjun ini. Anda bisa bermain di bawah air terjun tersebut. Namun, berhati-hati agar jangan langsung berada di bawah lokasi air terjun.

Air terjun ini meski musim kemarau tetap deras. Oleh karena itu, di musim hujan, Anda perlu ekstra hati-hati. Karena bisa jadi Anda terseret arus yang deras dari air terjun ini.

Curug Ngumpet

Curug Ngumpet memang tidak setinggi Curug Seribu. Namun untuk mencapai Curug Ngumpet tidaklah sesulit saat mencapai Curug Seribu. Dari pintu masuk hanya berjalan kaki sekitar 15 menit hingga 30 menit dengan jalur yang tidak sesulit menuju Curug Seribu meski juga harus tetap berhati-hati. Ketinggian Curug Ngumpet tidak sampai 50 meter.

Tetapi, Anda juga bisa menikmati keindahan alam di Curug Ngumpet. Kawasan di sekitar Curug Ngumpet masih alami. Mungkin karena letaknya yang masih agak terpencil, sehingga dinamakan Curug Ngumpet.

Curug Cigamea

Curug Cigamea memiliki ketinggian yang mirip dengan Curug Ngumpet. Air terjun di Curug Cigamea juga indah. Dan jalur setapak yang harus ditempuh juga tidak jauh dari pintu masuk. Dengan berjalan kaki sekitar 15-30 menit, Anda bisa dengan mudah mencapai air terjun ini. Dan juga banyak warung kecil yang menyediakan makanan dan minuman di kawasan ini.
Dengan menyusuri jalur setapak, di kawasan berupa tebing. Mula-mula, Anda akan menemukan air terjun kecil menuju Curug Cigamea. Lalu Anda akan menemukan sebuah air terjun di tebing yang curam. Lalu tidak jauh di sana, terdapat air terjun utama dengan ketinggian sekitar 50 meter.

Dengan membayar sekitar Rp 20.000,- per orang, Anda juga bisa menggunakan flying fox untuk mencapai air terjun ini. Pengelola menyediakan fasilitas flying fox yang memang cukup menantang karena menyeberangi jurang menuju Curug Cigamea.

Curug Cigamea merupakan air terjun yang paling sering dikunjungi di kawasan wisata Gunung Bunder karena memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibanding air terjun lainnya. Air terjun ini, menarik untuk dikunjungi bersama seluruh anggota keluarga. Karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dan tidak terlalu sulit dicapai oleh seluruh keluarga. Anda juga bisa berenang di kolam di dasar air terjun yang tidak berbahaya.

Curug Cihurang

Curug Cihurang juga relatif aman untuk dikunjungi. Di kawasan ini terdapat camping ground atau lahan perkemahan, di mana Anda bisa berkemah dan menginap di kawasan wisata Gunung Bunder. Air terjun ini juga tidak terlalu tinggi. Namun Anda bisa menikmati bermain air dan berenang di kawasan Curug Cihurang.

Curug Cihurang telah dilengkapi berbagai fasilitas bermain dan tidak sealami curug lainnya. Namun, ini bisa menjadi tempat wisata yang cocok bagi seluruh keluarga.

Curug Pangeran

Tidak jauh dari Curug Ngumpet, Anda bisa menjumpai Curug Pangeran. Curug ini termasuk berukuran kecil. Namun Anda bisa berenang dan bermain di kawasan ini dengan aman.

Curug Cadas Ngampar

Curug Cadas Ngampar, juga berada di lokasi wisata Gunung Bunder. Di kawasan ini, Anda bisa menemukan beberapa lokasi air terjun seperti Curug Puteri dan Curug Pengantin. Dinamakan Curug Cadas, karena banyak bebatuan cadas di daerah ini, khususnya di aliran sungai.

Kawah Ratu

Selain wisata mengunjungi air terjun, di kawasan wisata Gunung Bunder, Anda juga bisa mengunjungi Kawah Ratu. Kepundan kawah ini selalu mengeluarkan gas H2S dengan bau yang khas.

Untuk menuju Kawah Ratu, juga harus melewati trek yang sulit dan jauh yaitu sekitar 14 kilometer berjalan kaki atau sekitar 3 hingga 4 jam perjalanan dengan berjalan kaki.

Dan seperti kawasan lainnya di Gunung Bunder, selama perjalanan menuju Kawah Ratu, Anda akan menikmati pemandangan alam yang sungguh indah di kawasan ini. Begitu juga, ketika sampai di Kawah Ratu, Anda akan menjumpai fenomena alam yang begitu indah di Kawah Ratu, termasuk mendengar suara gemuruh kawah akibat adanya proses di perut bumi.

Jangan lupa, selalu perhatikan petunjuk di kawasan Kawah Ratu untuk menghindari bahaya. Misalnya ada papan petunjuk larangan berkemah di lokasi tertentu. Atau juga ada larangan berjongkok agar tidak menghirup gas beracun. Dan juga perhatikan petunjuk status Kawah Ratu, apakah dalam kondisi normal atau berbahaya.

Bendungan Parisdo atau Walahar

Written By Priyayi Alit on Sabtu, 12 Mei 2012 | 23.47

Bendungan Parisdo atau Walahar adalah bendungan yang dibuat oleh Belanda pada Tahun 1925 atau pada masa penjajahan, dengan tujuan untuk menahan banjir di wilayah Utara Kabupaten Karawang dan mengairi persawahan Wilayah Karawang dan Wilayah Subang.

Saat ini Bendungan masih berdiri dengan kokoh, udara di lingkungan bendungan Walahar sangat sejuk, karena hempasan air dari bendungan terbawa oleh angin yang tertiup sepoi - sepoi, sehingga bendungan ini dijadikan tempat Wisata oleh Remaja ataupun Remako yang sedang kasmaran.

Disekitar bendungan ini berdiri Warung - warung sederhana dengan Menu Utamanya adalah Ikan Jambal dan Pepes Ikan Kecil seperti impun, adapula yang digoreng kering rasanya renyah dan ngerekes, makan di warung disini tidak akan menguras kantong Anda, karena harganya cukup murah namun kesannya tidak akan terlupakan.

Lokasi Bendungan Walahar terletak di Desa Walahar, Kecamatan Klari 10 km dari Ibu Kota Kabupaten Karawang.

Pantai Samudera Baru

Pantai Samudera Baru merupakan pantai wisata andalan Kabupaten Karawang setelah Tanjung Pakis, di pantai ini telah tersedia sarana - sarana Wisata Pantai, pantai dengan pasir putih dan ombak mengalun tenang, indah dan asri.

Di pantai ini telah tersedia Warung Makan Tradisional dengan Manu Ikan Bakar terhampar di sepanjang pantai ini, tersedia pula Panggung Hiburan dengan Live Show Dangdut pada hari libur besar, penyewaan perahu tradisional dan sarana bilas air bersih setelah puas berenang di laut.

Lokasi Pantai Samudera Baru terletak di Kecamatan Pedes 30 km dari Ibu Kota Kabupaten Karawang.

Pantai Tanjung Baru

Pantai Tanjung Baru berada di ujung Utara sebelah Timur, pantai ini hampir tidak jauh berbeda dengan pantai lainnya yang ada di Kabupaten Karawang, Pantai Tanjung Baru terletak pada teluk di semenanjung antara Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang.

Di pantai ini telah tersedia Warung Makan Tradisional dengan Menu Ikan Bakar terhampar disepanjang pantai ini, tersedia pula Panggung Hiburan, Pasar Tradisional dan Penginapan dengan fasilitas sederhana, tersedia pula penyewaan perahu tradisional dan sarana bilas air bersih setelah puas berenang di laut.

Lokasi Pantai Tanjung Baru terletak di Kecamatan Cilamaya 45 km dari Ibu Kota Kabupaten Karawang.

Pantai Tanjung Pakis

Pantai Tanjung Pakis berada di ujung Utara Karawang, pantai pasir putih dengan ombak yang mengalun tenang dan indah, ini dikarenakan Pantai Tanjung Pakis terletak pada teluk di semenanjung antara Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang, panjang pantai 7 km meliputi Blok Bungin, Karangjaya dan Pakis I denagn luas 305 Ha.

Di pantai ini telah tersedia Penginapan dengan fasilitas AC dan TV, juga tersedia dengan fasilitas biasa, Warung Makan Tradisional dengan menu Ikan Bakar terhampar disepanjang pantai ini, tersedia pula Panggung Hiburan dengan Live Show Dangdut setiap Liburan Akhir Pekan, tersedia pula penyewaan perahu tradisional dan sarana bilas setelah puas berenang di laut yang jernih dan tenang.

Lokasi Pantai Tanjung Pakis terletak di Kecamatan Pakisjaya 70 km dari Ibu Kota Kabupaten Karawang.

Curug Cigentis

Curug Cigentis merupakan Sarana Wisata Unggulan Kabupaten Karawang, Curug ini berada dibawah kaki Gunung Sanggabuana, Panorama sepanjang jalan sangatlah indah, asri, jauh dari polusi udara yang ada di Kota Besar.

Walaupun jalan menuju Curug ini hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki sejauh 2 km dari tempat parkir kendaraan, namun dengan suguhan pemandangan alam yang memikat, tidak akan terasa kita telah Wisata sambil ber Olahraga yang membuat sehat karena udara yang bersih.Air jernih yang mengalir di sungai kecil sepanjang jalan, membuat kita terpana akan keindahan Alam yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Lokasi Curug Cigentis terletak di Desa Mekarbuana,Kecamatan Tegalwaru 44 km dari Ibu Kota Kabupaten Karawang.

Translate

Toko Cantik Que Online merupakan toko online yang menjual produk fashion untuk wanita dan beberapa produk untuk pria. Kami menyediakan produk-produk fashion dengan kualitas dan harga yang bersaing. Penjualan kami melalui online dengan metode pembayaran melalui transfer. Kami membuka peluang kerjasama dengan cara dropshipping dan reseller offline bagi Anda yang berada diluar kota Karawang atau luar provinsi Jawa Barat dengan harga khusus

Terbaru di Priyayi Alit blog

 
Support : Creating Website | Johny Template
Copyright © 2012 - 2012. Berbagi tempat wisata menarik - All Rights Reserved
Template Modify by Priyayi Alit
Proudly powered by Blogger